Senin, 28 April 2014

Anak saya tidak nakal Loh…Hanya (2)




 “bunda, beli mobil lagi”
“kan , mobil yang lain masih banyak, Nak’
“pokoknya mau beli mobil mobilan lagi!, sekarang!”
“brak…brak..brak”
Tangisnya mewarnai hari saya kala itu. belum lagi mainan-mainan yang tertata rapi harus kembali berantakan kembali di lantai kamarnya. Saya hanya mendiamkannya saat itu. tidak perlu mengajaknya bicara terlebih dahulu, menunggu emosinya mereda terlebih dahulu. Tangisnya memang masih terdengar namun makin terdengar perlahan. Saya mendekatinya dan ikut duduk bersimpuh bahkan menidurkan diri saat si kecil terlihat jengkel karena saya mendekatinya.
“Kak, kalau mainannya berantakan, dilemparin nanti malah rusak. Koleksi mainan kakak akan berkurang. Jadi buat apa Bunda membeli mainan kalau akhirnya dirusakin? Ayo rapikan lagi ya…”
Kalimat datar namun bernada perintah saya ucapkan apabila si kecil mulai tantrum tak berujung. Sekali lagi menatap matanya adalah hal terpenting karena bonding kita akan tercipta meski si kecil menerima kalimat perintah dari kita. buat orang lain memang terkesan marah, namun ini dilakukan apabila setelah anak berkali diperingatkan namun tidak menggubris. Belajar mendengar, menghargai orangtua dan orang lain serta bertanggung jawab adalah tujuan saya melakukan hal di atas.
“aku nggak mau beresin mainan!”
Bila ada kalimat ini, segera ambil tindakan dengan memberi contoh terlebih dahulu namun tetap mengajaknya untuk bertanggungjawab akan barang-barangnya.
Sekali….mungkin kesabaran kita masih diuji
Kedua….selangkah demi selangkah meski dengan bersungut sungut pasti si kecil akan ikut memungut mainan yang telah dilempar
Ketiga….bisa jadi anda telah berhasil mengajaknya bertanggung jawab. Bila tidak? Teruslah berusaha, karena anak akan mencontoh apa yang telah ia lihat.
Tak hanya sampai disini saja, bila emosinya mereda kemudian ia bermain, kelelahan dan akhirnya terkantuk kantuk, inilah saatnya anda mempengaruhi alam bawah sadarnya.
Amankah? Tentu saja karena ini dilakukan demi kebaikan dan perubahan emosional anak sehingga mendekati kewajaran.
Hypnoterapi saya menyebutnya. Hypnoterapi ini adalah tehnik yang cukup mudah dan sangat ampuh untuk mengubah karakter anak terutama untuk anakk yang agresif. Saya akan bagikan caranya secara detil.
Saya membagi  cerita singkat menangani masalah dengan menggunakan hynosleep. Rekan saya Arinda menelpon saya, dan berkeluh kesah jika anaknya Fian (5 tahun) memiliki perilaku agresif yang kurang menyenangkan. Ibu Fian adalah pemilik salon, karyawati yang bekerja disalon tersebut sering dipukul dan ditarik rambutnya oleh Fian. Jika Fian kesal maka, Fian akan memukul siapa saja yang berada didekatnya (terutama orang yang Fian kenal). Setelah melalui wawancara singkat melalui telepon, ternyata perilaku Fian diperoleh dari Arinda sendiri, Arinda jika memarahi Fian maka dia memukul pahanya. Dan pola seperti ini di pelajari oleh Fian, jika dia sedang kesal maka dia akan memukul. Kemudian, saya mengajarkan tehnik Hypnoterapi  kepada Arinda, serta meminta kepada Arinda untuk merubah cara dia meluapkan emosi kepada fian, serta memberikan beberapa nasehat untuk mengubah cara pandang Arinda terhadap tumbuh kembang anak. Selesai pembicaraan ditelepon, 5 minggu kemudian Arinda menghubungi saya lagi. Ternyata perilaku memukul anaknya sudah hilang total hanya menggunakan  Hypnoterapi dan mengubah cara pandangnya terhadap tumbuh kembang anak. Tetapi ada hal lain yang dikeluhkan, “sekarang Fian kalo ngomong kasar ” ungkap Arinda pada saya. “Kasar seperti apa?” tanya saya. “Kalo orang tidak mengerti maksud Fian, keinginan Fian tidak terpenuhi maka dia berkata goblok, bodoh”, jawab Arinda. Lalu saya mencoba mencari dari mana dia belajar perkataan itu, ternyata itu disebabkan karyawati Arinda, yang sering bercanda dengan berkata kasar kepada sahabatnya dan Fian seringkali bermain dengan karyawati Arinda. Kemudian hal yang sama saya minta kepada Arinda untuk mengubah lingkungannya, beri pengertian kepada karyawatinya dan melakukan Hypnoterapi. Apa yang terjadi? 1 bulan kemudian, saya mendapat laporan Fian berubah drastis.

Apakah Hypnoterapi? Pada dasarnya sama dengan hypnosis, tentunya anda mengerti proses hypnosis. Yaitu orang yang sadar, kemudian dengan tehnik induksi diturunkan tingkat kesadarannya dengan berfokus pada satu hal (suara terapis), sehingga mengalami relaksasi yang dalam diseluruh tubuhnya kemudian sugesti diberikan. Itulah proses yang terjadi pada hypnosis. Nah, proses Hypnoterapi adalah kebalikan hypnosis. Dalam Hypnoterapi kita menaikan kesadaran seseorang dari kondisi anak tertidur pulas ke kondisi Hypnosis (trance), kemudian sugesti diberikan pada saat kondisi Hypnosis (trance), kita naikan kesadarannya, kemudian diberikan sugesti dan setelah itu anak ditidurkan lagi. Nah, langkah – langkah dalam memberikan Hypnoterapi adalah:
1. Langkah awal adalah membuat sugesti yang akan anda sampaikan secara tertulis, agar kita tidak berpikir menyusun kalimat saat melakukan Hypnoterapi. Hendaknya pendek, singkat dan jelas. Perhatikan juga pemakaian kata yang tepat. Intinya adalah mengatakan apa yang kita inginkan dengan kalimat positif, hindari kalimat negatif (tidak, jangan, dll)
2. Amati jumlah tarikan napas subyek. Hendaknya 6-8 tarikan napas per menit. Ini untuk menjamin bahwa subyek tertidur pulas. Yang paling ideal adalah 6 – 7 tarikan napas per menit.
3. Dekati subyek dengan lembut untuk melakukan by pass terhadap pikiran kritisnya. ucapkan kalimat berikut dengan mantap disertai nada suara rendah dan datar “Ini ….. (nama anda atau mama atau papa) yang bicara. Kamu bisa dengar ….. (saya, mama, papa) ! Kamu bisa dengar ….. (saya, mama, papa) ! Kamu bisa dengar ….. (saya, mama, papa) !”
4. Jika subyek tertidur sangat lelap kalimat di atas mungkin perlu diulangi beberapa kali  sehingga bisa menembus level pikiran bawah sadarnya.
5. Setelah itu bacakan sugesti yang telah anda susun tadi 3 atau 4 kali untuk memastikan sampai ke bawah sadarnya.
6. Lalu tutup dengan kalimat berikut “Kalau saya berhenti bicara maka kamu akan kembali tidur nyenyak seperti tadi. Kamu tidak akan mengingat apa yang baru saya sampaikan tapi kamu merasakan suatu perubahan dalam dirimu ketika bangun esok pagi dengan sangat segar. Sekarang tidurlah kembali dengan sangat nyenyak!”
7. Saat mengucapkan sugesti, hendaknya dengan suatu keyakinan bahwa apa yang kita ucapkan diterima dan dimengerti oleh anak. Keyakinan seperti apa yang saya maksud? Seyakin jika anda makan krupuk, maka krupuk tersebut pasti hancur didalam mulut anda.
8. Keesokan hari dan seterusnya berlakulah seperti telah terjadi perubahan (kelanjutan dari point no 7). Jika belum melihat perubahan nyata secara janganlah gusar dan berpikiran negatif. Biarkan proses perubahan terjadi di dalam lebih dahulu. Bila perlu anda ulangi Hypnoterapi lagi pada malam harinya dengan kata-kata yang sama.
9. Disamping sugesti yang diberikan lingkungan juga perlu dirubah untuk membantu perubahan anak serta memfasilitasi perubahan anak, lingkungan disini termasuk sikap ayah, ibu, pengasuh, serta. Misal anak suka berkata kasar, maka ciptakan lingkungan yang tidak ada lagi kata-kata kasar tersebut terucap.
10. Ketika ia mulai menunjukkan perubahan hindari penggunaan kata-kata “Kok tumben ya sekarang ngomongnya baik?” atau kata-kata semacam itu. Sebaliknya dukung dengan kalimat “Bagus makin hari belajar itu makin dapat berbicara dengan sopan ya?”
11. Untuk setiap kasus yang anda sugestikan beri waktu sampai terjadi perubahan baru beralih ke kasus yang lain.

Contoh sugesti untuk hypterapi:

Semakin hari belajar adalah kegiatan yang sangat menyenangkan
Mulai besok dan seterusnya kamu akan mudah bangun jam 6 pagi.
Semakin hari kamu makin sayang sama adik / kakak kamu.
Mulai besok dan seterusnya mudah bagi kamu untuk belajar berhitung
Semakin hari membaca adalah kegiatan yang menyenangkan.

lalu bagaimana langkah selanjutnya menghadapi anak yang cenderung agresif atau memiliki sikap yang kurang pantas?
kita lanjut lagi di bagian 3 ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya geng “teman” itu Mahal?

Pernah nggak merasakan masa masa sma punya geng yang seru abis? Mau ngumpul tinggal janjian makan di kantin sekolah Mau seru...