Minggu, 29 Mei 2016

menganalisa perilaku berdasarkan teori Freud

alam bawah sadar dan perilaku sexual mempengaruhi perilaku seseorang.
bisakah anda bayangkan menemui seseorang yang selalu bertutur kata halus namun ternyata sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan cara menjatuhkan harga diri orang lain dengan berbagai cara. tutur kata yang halus inilah yang seringkali mengecoh orang-orang disekitarnya.
inilah yang nyata seringkali kita temui, Seseorang dengan kekuatan ego yang baik dapat secara efektif mengelola tekanan yang berasal dari sekitar, sedangkan mereka dengan kekuatan ego terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat menjadi terlalu keras hati atau terlalu mengganggu.
perlu dicatat : keras hati atau terlalu mengganggu
kondisi ini makin banyak kita temui di sekitar kita, karena orang-orang dengan kekuatan ego yang terlalu banyak ini sangat sulit untuk mengelola tekanan. entah itu tekanan ekonomi, tekanan dari pasangan, tekanan dari relasi/relationship, tekanan eksistensi di tengah-tengah komunitas. semua itu kembali pada diri dalam mengelola tekanan karena relasi yang cukup banyak dapat menimbulkan masalah baru seperti persaingan dan relasi yang sedikit dapat menimbulkan masalah keinginan eksistensi yang tak tersampaikan.

Selasa, 03 Mei 2016

terpaksa harus menegur



fasilitas trotoar di bandung timur memang tidak sebaik di tengah kota bandung seperti sepanjang jalan riau. namun trotoar tentu menjadi sahabat pejalan kaki apabila tidak digunakan seenaknya oleh pengendara kendaraan bermotor untuk menghindari kemacetan, melawan arus atau bahkan parkir.

sore tadi ketika saya bergandengan tangan dengan si kecil (ceritanya jalan-jalan sore sepulang sekolah), tiba-tiba saja lengan saya tersenggol spion sepeda motor yang hendak melawan arus karena malas melalui jalur tengah. selain terasa sakit tentunya sedikit terkejut karena anggota tubuh tersenggol kendaraan yang melaju tidak pada tempatnya

seketika saya tarik tas ranselnya (karena yang terjangkau oleh saya hanya tas ranselnya) kemudian saya tegur dengan keras untuk turun dari trotoar.

responnya ?

cengar cengir saja saudara saudara bahkan bersama penumpangnya cenderung mentertawakan saya . rasa malu dan tunduk pada aturan sudah tidak dimiliki oleh banyak pengendara kendaraan bermotor yang "sakaw" melanggar.

sayangnya saya tidak sempat memotretnya ( namun yang pasti akan terekam di cctv salah satu bank tempat terjadinya perkara --sssttt perkara, ceileh ) . saya hanya memperhatikan seragam yang mereka gunakan berlogo tiga huruf mati , perusahaan penyedia energi berlambang kilat.

sesaat ia memang sempat keluar dari jalur trotoar, namun ketika saya melangkah beberapa meter dan tak menghiraukannya ternyata "BELIAU" kembali lagi menaikkan sepeda motornya melewati trotoar agar dapat melawan arus.

aih, status pegawai BUMN ternyata tak membuat ia menjadi merasa memiliki negara ini dan menaati aturan serta tenggang rasa pada pejalan kaki.

Rendang Kemasan Pilihan Praktis Di Kala Haji

Musim Haji telah Tiba Apakah Tahun Ini Giliran Anda Untuk Berangkat Ke Baitullah? Atau Giliran Orangtua, Kerabat, Tetangga? Su...