Pernah mengalami mobil tiba-tiba tak bisa distater?
22 tahun sudah saya bersahabat dengan mobil peninggalan
almarhum bapak, tak terhitung sudah berapa kali hal ini saya alami. Kalaupun
rencana bepergian bisa dicancel karena mobil ngadat, tentunya tidak akan yang
namanya keringat dingin keluar dan mengalir deras di sekujur tubuh. Ya iyalah
pasti keluar dingin, karena takut dan panik. Dahulu sih ketika masih baru
mengemudi mobil, saat mobil ngadat pasti “berburuk sangka” pada sang mesin. Ha
ha…padahal si mesin ngga apa-apa karena almarhum memang sengaja membeli mobil
baru agar saya memakainya dengan aman. Ya tahulah resiko membeli mobil second
…eh
Kembali lagi ke mobil saya lagi ya.
Setelah 3-4 tahun menyetir mobil, barulah saya mengerti
bahwa ketika mobil ngadat, maka kita harus memeriksa keseluruhan. Kita mulai
dari aki. Mengapa Aki? Aki bagaikan “jantung” dari kendaraan. Semua sumber
kelistrikan berasal dari Aki. Cek Aki Soak? Ketika mobil tidak bisa distater,
namun klakson berbunyi atau lemah, maka dapat dipastikan aki harus diganti.
Normalnya berapa lama sih usia pakai aki?
Sebenarnya sih tidak ada patokan berapa lama usia pakai aki,
namun untuk aki yang dipakai pada kendaraan dengan asesoris kendaraan standar
bawaan pabrikan akan jauh lebih panjang daripada mobil yang telah diberi
aksesoris tambahan seperti penggantian headlamp yang menguras daya atau
penggunaan speaker tambahan yang tentunya akan menyedot lebih banyak daya
kelistrikan dari aki.
Lalu bagaimana dengan lama pemakaian aki mobil saya?
Hmmm…karena mobil saya hampir tiap hari dipakai untuk
aktivitas antar jemput si kecil dan saya mengajar, maka pernah satu kali aki
mobil baru diganti setelah masuk usia 4 tahun. Haha rekooor
Wahhhh….apa resep awetnya? Kebetulan aki yang saya gunakan
adalah aki basah. Usia pakai aki akan dapat bertahan lebih lama dari perkiraan
tergantung pada bagaimana cara kita melakukan perawatan. Perawatan pada jenis
aki basah harus lebih sering dilakukan daripada jenis aki kering (sstt..saya
curi ilmu ini dari montir panggilan yang seringkali menangani servis mobil saya
selama ini).
1. Memantau ketinggian air elektrolit aki
Rasanya tidak sulit kalau hanya untuk memantau ketinggian
air aki. Tinggal buka kap mesin di pagi hari, Bila berada dibawah garis lower level,
artinya elektrolit kurang dan perlu
ditambah air aki.
Mengapa harus rutin, minimal sebulan sekali memantau
ketinggian air elektrolit Aki? Air elektrolit pada aki sangatlah penting dalam
proses pengisian aki, bila jumlah air berkurang dan jauh berada di bawah garis
lower level biasanya akan terdapat gangguan pada akinya atau bisa saja aki
tekor tidak bisa distarter gara-gara air elektrolit aki habis.
2. Cek baut dan Membersihkan kutub positif dan negatif dari
kerak
Kutub positif dan negatif
dari aki berperan penting karena merupakan muara dan kontak lalu lintas energy listrik
untuk disalurkan ke kendaraan bermotor. Untuk itu secara berkala cek bautnya
hingga tidak ada yang kendor satupun sehingga mengganggu proses penyaluran
listrik. Selain itu yang seringkali terjadi adalah adanya kerak-kerak
putih pada kutub-kutub aki. Biasanya saya
membersihkannya dengan cara menyikat kerak putih tersebut dengan sikat gigi
bekas sehingga keraknya berjatuhan
3. Panaskan mobil jika tidak/jarang digunakan
Hal ini seringkali malas dilakukan atau bahkan dilupakan pemilik
kendaraan bermotor. Setahu saya semua aki akan mengalami self discharge
sehingga kapasitas pengisian pada aki akan berkurang apabila kendaraan jarang
atau tidak digunakan. Cukup panaskan kendaraan antara 15-20 menit per minggu
nya.
4. Jangan menghidupkan peralatan di dalam mobil apabila mobil
dalam kondisi mati
Seringkali yang membuat aki tekor dan mobil tidak dapat
distater adalam menghidupkan TV, radio atau lampu dalam waktu cukup lama namun
mesin dalam keadaan mati. Disengaja ataupun
tidak, hindari melakukan hal ini dengan selalu mengecek kondisi radio, tv atau
lampu ketika akan meninggalkan kendaraan. Anda tidak mau bukan, setelah asyik
menonton TV di dalam kendaraan yang berada pada kondisi mesin mati, kemudian
ketika anda akan melanjutkan perjalanan, mesin tidak dapat distater karena aki
tekor?
5. Rutin Memeriksa kualitas pengisian kelistrikan aki
Untuk Memeriksa kualitas pengisian kelistrikan aki maka kita
perlu menggunakan alat yang namanya battery load tester. Dengan alat ini akan diketahui
apakah kualitas aki masih baik, jelek atau buruk. Nah kalau ini sih saya
biasanya tinggal datang ke outlet Shop & Drive yang selalu memberikan
pelayanan untuk memeriksa kondisi aki. Alat ini
selalu jadi andalan saat saya memeriksakan kondisi aki perbulannya
Tak hanya melayani konsumen yang akan datang ke outlet Shop&Drive
saja, terdapat layanan antar aki
#GSAstraDelivery dari Shop&Drive. Aha, tak hanya Fastfood restoran saja
yang memiliki layanan antar aki ini.
![]() |
kartu garansi 1 tahun yang saya dapatkan untuk pembelian aki |
Panik lagi? Tentu. Ketika aki harus diganti tentunya harus
membeli baru bukan? Aduhhh saya nggak pegang uang cash dalam jumlah besar
sepagi itu. Eh ternyata si mas teknisinya bawa EDC sehingga saya nggak usah
pusing pusing bayar tunai, tinggal gesekkk….alhamdulillah. Cuma sebentar urusan
beres dan saya mendapatkan garansi 1 tahun untuk aki yang dibeli serta gratis
pemeriksaan aki berkala selama 1 tahun ( hihi asyikk…tapi bulan ini terakhir
masa garansi).
Beberapa bulan setelah mobil saya yang harus ganti aki,
ternyata mobil suamipun menyusul minta ganti aki. Saat itu saya sudah tidak
melakukan panggilan ke outlet shop&Drive ujungberung karena mobil suami
ngadat di malam hari di kala kami pengen jalan-jalan malam mingguan. Dengan
melakukan panggilan ke 15-000-15, sekitar 45 menit-an layanan GS Astra
Delivery, yaitu layanan antar aki sudah tiba di depan rumah. Loh kok lebih
lama dengan waktu tempuh layanan outlet shop&Drive sebelumnya ? Ternyata terdapat layanan 24 jam yang
diteruskan oleh panggilan 15-000-15 ke outlet 24 jam Buah Batu yang Jaraknya
memang lumayan sih dari rumah. Karena kami adalah pelanggan shop&Drive dan
mobil suami juga sudah tercatat di database shop&Drive, pesanan aki yang
tiba di rumah cocok dengan keinginan suami. Hanya saja suami memilih aki kering
dengan pertimbangan minim perawatan aki. Pembayaranpun juga dilakukan dengan
EDC, ringkas, cepat dan acara malam mingguan kami bisa terlaksana. o ya jangan lupa, di Shop & Drive juga ada fasilitas trade in untuk penggantian aki. apa itu Trade in? yaitu pembelian atas aki bekas setelah kita melakukan penggantian aki. namanya ibu-ibu telinganya langsung lebar mendengar hal tersebut. yah..itung-itung diskon. trade in ini akan dikenakan 8% dari harga aki yang telah kita beli sebelumnya...aihhhh lumayan lah. buat bekal jajan malam mingguan asyik banget.
mengapa ada fasilitas Trade In? ibu-ibu kepo seperti saya mah serasa gak keturutan kalo ngga nanya ke mas mekanik yang sudah 3x kerumah ini selalu ganteng hihihi...
ternyata fasilitas Trade In ini untuk mengantisipasi aki lama didaur ulang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh Shop&Drive dalam hal ini Astra sebagai induk perusahaan, akan menghancurkan aki bekas sehingga tidak dapat digunakan kembali. Rugi Dong? ya mungkin menurut kita rugi ya. namun bagi perusahaan, apabila aki bekas tersebut tidak dihancurkan maka bisa saja aki didaur ulang dan dijual kembali kepada konsumen dengan kualitas yang berada di bawah standar pabrikan. kalau sudah begini apa jadinya? Nama perusahaan dalam hal ini produsen Aki GS Astra akan menjadi rusak di mata konsumen karena aki yang dipakai mudah rusak atau tidak dapat menunjang kebutuhan kelistrikan kendaraan secara optimal. begitu cerita dari mas mekanik Shop&Drive.
mengapa ada fasilitas Trade In? ibu-ibu kepo seperti saya mah serasa gak keturutan kalo ngga nanya ke mas mekanik yang sudah 3x kerumah ini selalu ganteng hihihi...
ternyata fasilitas Trade In ini untuk mengantisipasi aki lama didaur ulang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh Shop&Drive dalam hal ini Astra sebagai induk perusahaan, akan menghancurkan aki bekas sehingga tidak dapat digunakan kembali. Rugi Dong? ya mungkin menurut kita rugi ya. namun bagi perusahaan, apabila aki bekas tersebut tidak dihancurkan maka bisa saja aki didaur ulang dan dijual kembali kepada konsumen dengan kualitas yang berada di bawah standar pabrikan. kalau sudah begini apa jadinya? Nama perusahaan dalam hal ini produsen Aki GS Astra akan menjadi rusak di mata konsumen karena aki yang dipakai mudah rusak atau tidak dapat menunjang kebutuhan kelistrikan kendaraan secara optimal. begitu cerita dari mas mekanik Shop&Drive.
O ya Layanan Shop&Drive ini tak hanya melayani cek dan
penggantian aki saja, namun juga melayani penggantian oli dan shock absorber,
wiper dll. Khusus Super Shop&Drive menambah layanan untuk penggantian ban,
spooring dan balancing. Lengkap bukan
Bagaimana dengan kemampuan mekaniknya? Jangan sekali-kali
meragukannya karena Seluruh mekanik dari shop&drive telah berstandar Astra
, apalagi telah melayani 363 outlet, 83 kota di 20 Propinsi seluruh Indonesia.
Untuk Mommy seperti saya yang seringkali ditinggal bepergian
cukup lama oleh suami bertugas, lokasi rumah di pegunungan , sangat terbantu
dengan keberadaan Shop&Drive karena tinggal hubungi CS-nya di 15-000-15
dengan pulsa lokal tak menguras kantong, maka masalah mobil ngadat yang bikin
ruwet karena aki soak bisa teratasi. (ssttt…harganyapun relatif murah karena
kita tidak dikenakan tambahan biaya antar dan garansi yang tidak ada ditempat lain)
Terimakasih Shop&Drive
Tidak ada komentar:
Posting Komentar